Portal hr:
Jumat, 28 Desember 2007
Link Pembelajaran Manajemen
Minggu, 23 Desember 2007
Judul dan Masalah Penelitian
Banyak mahasiswa datang kepada saya, “Pak, saya hendak mengajukan judul”. Lho, mengapa harus judul dahulu? Apa permasalahan yang telah ditemukan, atau setidaknya gejala masalah apa yang telah diketahui? Menetapkan judul adalah aktivitas yang gampang dilakukan ketika permasalahan sudah diketahui dan ditetapkan.
Sekarang, langkah pertama adalah mengeksplorasi permasalahan. Misalnya kita pergi ke lokasi penelitian yang dimaksud, entah itu lingkungan perusahaan, masyarakat, dan sebagainya. Kita bisa melakukan pengamatan, wawancara, mengamati dokumen, atau menyebar kuisioner sebagai langkah untuk menemukan permasalahan.
Mungkin saja permasalahan yang ditemukan sangat banyak, misalnya ada gejala bahwa kinerja karyawan buruk, disiplin kerja karyawan rendah, perputaran/keluar masuk karyawan tinggi, kepuasan kerja karyawan rendah, dan sebagainya.
Apakah semua permasalahan tersebut harus diteliti? Jawabannya terserah kepada si peneliti. Namun bagi mahasiswa S1, yang baru belajar meneliti, mungkin bisa mengambil hanya satu permasalahan yang ada. Sebagai contoh ditetapkanlah kinerja sebagai permasalahan utama penelitian. Dengan kata lain, timbullah suatu pertanyaan mengapa kinerja karyawan rendah?
Jawabannya bisa bermacam-macam. Agar mudah, kita perlu menelaah referensi, bisa dari buku teks, jurnal, penelitian-penelitian seperti skripsi, tesis, atau disertasi. Temukan di sumber-sumber tersebut, faktor apa saja yang menyebabkan tinggi rendahnya kinerja karyawan. Misalnya dari sebuah buku teks, dinyatakan bahwa motivasi, kemampuan, dan dukungan merupakan faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja karyawan.
Langkah selanjutnya adalah menentukan, apakah seluruh faktor tersebut ingin diteliti atau tidak, atau hanya dibatasi pada satu atau dua faktor saja? Hal ini kembali kepada peneliti. Misalnya peneliti hanya bermaksud untuk mengkaji satu faktor saja, yakni motivasi.
Nah, sampai tahap ini sudah jelas apa permasalahan sebenarnya yang hendak kita kaji, yakni kinerja karyawan yang dipengaruhi oleh motivasi. Untuk menyusunnya menjadi sebuah judul penelitian adalah pekerjaan gampang. Di bawah ini ada beberapa alternatif judul penelitian dari permasalahan yang ada, antara lain:
- - Pengaruh motivasi terhadap kinerja karyawan
- - Dampak motivasi terhadap kinerja karyawan
- - Analisis kinerja karyawan akibat motivasi
- - Analisis motivasi dan pengaruhnya terhadap kinerja karyawan
- - Peranan motivasi terhadap kinerja karyawan
- - Hubungan motivasi dengan kinerja karyawan
- - Dan sebagainya
Alternatif judul mana yang paling baik? Terserah peneliti judul mana yang hendak diteliti, semuanya bisa dijadikan sebagai judul. Namun perlu diperhatikan dalam menyusun sebuah judul penelitian, diantaranya harus mampu menunjukkan jenis penelitian, variabel, objek, dan lokasi penelitian. Misalnya ”Dampak motivasi terhadap kinerja karyawan PT. X Medan”
- - Jenis penelitian: dampak menunjukkan pendekatan penelitian asosiatif (biasanya kata-kata yang digunakan untuk pendekatan asosiatif adalah dampak, hubungan, pengaruh, peranan; sedangkan perbedaan, perbandingan, umumnya digunakan untuk pendekatan penelitian komparatif.
- - Variabel: motivasi dan kinerja
- - Objek penelitian: karyawan
- - Lokasi penelitian: PT.X Medan
Artikel mendatang saya akan berupaya untuk menulis tentang latar belakang masalah, identifikasi masalah, batasan masalah, rumusan masalah, tujuan penelitian, dan manfaat penelitian.
Minggu, 30 September 2007
Menulis
- Banyak membaca. Baca apa saja, entah koran, majalah, serpihan kertas yang diperoleh di tepi jalan, spanduk atau iklan di persimpangan lampu merah, dan jangan lupa buku-buku referensi pembelajaran ilmu kita. Gunanya adalah untuk memperkaya kosa kata sekaligus memperkaya wawasan.
- Tuliskan apa saja. Paling adalah memiliki buku diary atau catatan harian, tulislah setiap hari di saat malam segala pengalaman yang ditemui pada hari ini. Tuliskan dengan apa adanya, tidak usah takut salah karena toh yang membaca adalah diri kita sendiri. Saat ini buku harian sudah banyak tersedia yakni situs-situs blog gratis, dengan sedikit kemauan kita akan mampu merancang blog untuk menjadi catatan harian kita. Coba menuliskan hal-hal lain, misalnya puisi tentang apa saja, baik tentang diri pribadi, teman karib, orang tua, sampah di jalanan, pohon-pohon, dan apapun yang ada dan kita saksikan sehari-hari. Jangan lewatkan satu malampun untuk menulis, lama kelamaan akan terasah kemampuan menulis.
- Publikasikan tulisan. Hal yang memotivasi diri kita untuk menulis adalah ketika tulisan kita dipublikasikan dan dibaca orang lain. Orang akan membaca, mungkin respon yang timbul adalah senang, sebagian orang akan mencibir. Abaikan saja pendapat orang lain yang negatif, fokuskan kepada mereka yang senang untuk membacanya. Jika orang lain senang dan mungkin memuji apa yang kita tulis, maka akan semakin tumbuhlah motivasi untuk membuat tulisan lain yang baru. Publikasikan tulisan kita di situs blog, surat kabar, majalah, agar bisa diakses dan dibaca secara luas oleh orang lain.
Step by Step Research & Writing
Why the Step by Step Approach?
Step 1 - Getting Started - preparing for the assignment and getting ready to choose a topic
Step 2 - Discovering and Choosing a Topic - reading to become informed
Step 3 - Looking for and Forming a Focus - exploring your topic
Step 4 - Gathering Information - which clarifies and supports your focus
Step 5 - Preparing to Write - analyzing and organizing your information and forming a thesis statement
Step 6 - Writing the Paper - writing, revising and finalizing

